Kamis, 30 Oktober 2008

Bersabar dalam Kebersamaan...


"Bersabarlah kalian bersama-sama dengan orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya, janganlah kedua mata kalian berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini dan janganlah kalian mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaan itu melampaui batas."
(QS Al Kahfi : 28)

***

Kesabaran untuk diri sendiri itu tidak mudah...
Namun kesabaran dalam kebersamaan itu lebih tidak mudah...
Dibutuhkan konsistensi ekstra untuk mempertahankannya ...

***

Kesabaran 'tuk mengendalikan diri...
Kesabaran tuk menerima pendapat mereka yang membersamai kita...
Kesabaran 'tuk mendengarkan keluh kesah mereka...
Kesabaran 'tuk membagi senyum dengan mereka...
Kesabaran 'tuk dipahami dan memahami mereka...
Kesabaran 'tuk dilindungi dan melindungi mereka...
Kesabaran 'tuk didampingi dan mendampingi mereka...
Kesabaran 'tuk disemangati dan menyemangati mereka...
Kesabaran tuk menjaga konsistensi kebersamaan kita...

***
Sebagaimana perkataan Asy-Syaikh Hasan Al Banna, bahwa

"Perumpamaan kita dalam perjalanan dengan bahtera ini bersama ombak yang mengapung di berbagai penjuru, adalah seperti dakwah kita...
Bahtera yang menembus berbagai gelombang, seperti dakwah yang harus melalui banyak rintangan...
Kadang bahtera kita miring ke kanan dan kadang ke kiri dengan hebatnya, hingga kita yang di dalamnya merasa khawatir dan gelisah....
Lalu kita turunkan layar dan menggantinya dengan dayung...

Untuk itu kesulitan dan perjuangan yang harus dihadapi lebih banyak...
Dan mungkin menyebabkan terlambat beberapa waktu untuk sampai di tujuan...

Namun hal itu lebih baik daripada berhenti dan tidak pernah sampai..."

***

Rasulullah saw telah mengajarkan kepada kita bahwa dalam setiap kebersamaan harus ada pemimpinnya...
Dan dibutuhkan kesabaran dalam setiap elemennya, baik qiyadah (pemimpin) maupun jundi (prajurit)-nya...
***

Qiyadah yang baik adalah jundi yang baik. Maka ketika seseorang tak mampu menjadi jundi yang baik, maka yakinlah bahwa ia tak 'kan mampu menjadi qiyadah yang baik...

***

Jundi yang baik adalah ketika ia mampu bersabar 'menjaga' qiyadahnya...
Jundi yang baik adalah ketika ia mampu bersabar dalam memastikan bahwa tugas yang diberikan dapat diselesaikan hingga tuntas...
Jundi yang baik adalah ketika ia mampu bersabar menjaga ke-amniyah-an dalam kebersamaannya...
Jundi yang baik adalah ketika ia mampu bersabar meluruskan qiyadahnya yang berbuat khilaf...
Jundi yang baik adalah ketika ia mampu bersabar dalam kesabarannya...

***

Qiyadah yang baik adalah ketika ia mampu bersabar dalam menjalankan fungsi delegasi terhadap jundinya...
Qiyadah yang baik adalah ketika ia mampu bersabar dalam memimpin dan me-manajemen-i jundinya...
Qiyadah yang baik adalah ketika ia mampu bersabar menerima kritik dan masukan jundinya...
Qiyadah yang baik adalah ketika ia mampu bersabar dalam menguatkan kesabaran diri dan jundinya...

***

"Dan kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami."
(QS As Sajdah : 24)


Ayat ini memotivasi umat Islam di sepanjang masa dan di seluruh tempat agar selalu bersabar, sebagaimana kesabaran hamba-hamba pilihan Allah Ta'ala...
Yang dengan kesabaran itu mereka akan memperoleh kemenangan dan dapat memimpin dunia...
Sebab jalan menuju kepemimpinan - sebagaimana disebutkan ayat tersebut - adalah kesabaran dan keyakinan...

***

"Putaran waktu akan memperlihatkan kepada kita peristiwa-peristiwa yang mengejutkan dan memberikan peluang kepada kita untuk berbuat...
Dunia akan melihat bahwa dakwah kita adalah hidayah, kemenangan, dan kedamaian, yang akan menyembuhkan ummat ini dari rasa sakit yang tengah dideritanya...
Setelah itu tibalah giliran kita untuk memimpin dunia...
Karena bumi tetap akan berputar dan kejayaan itu akan kembali kepada kita...
Hanya Allah-lah harapan kita satu-satunya...
Bersiap dan berbuatlah...
Jangan menunggu datangnya esok hari...
Karena bisa jadi engkau tidak bisa berbuat apa-apa di esok hari...
Kita memang harus menunggu putaran waktu itu...
Tetapi kita tidak boleh berhenti...
Karena kita memang tidak mengenal kata 'berhenti' dalam berjihad !!!"
(Imam Syahid Syaikh Hasan Al Banna)

***

"Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negeri kalian) dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung."
(QS. Ali Imran : 200)

***

"Untuk kefakiran... kukenakan pakaian kebesaran...
Untuk kesabaran... kupilin tali yang panjang...
Aku bersabar karena TEKAD, bukan kerelaan...
Dan kubangun dakwahku... generasi demi generasi..."
(Syaikh Abbas As-Siisiy)

***

Maka bersabarlah dalam kebersamaan ini...
Tetap bertahan dan bersiap-siagalah!



Special for Muslimah KAMMI Sulsel...
Kebersamaan kita di Raker BKM Seruni yang lalu...
Adalah awal dari kesabaran dalam kebersamaan kita...
Adalah awal yang indah nan penuh zmangat...
Kesan pertama begitu menggoda...
Selanjutnya... tetap menjadi tanggung jawab kita bersama...
Keep your spirit !
Unbreakable spirit !!!

Tidak ada komentar:

Template Design by SkinCorner