Kamis, 30 Oktober 2008

Jadi Maba lagi...

04/10/07
00.30 wita

@ My lovely Aspuri

Bagi ana, seharian tadi adalah…
Hari yang indah…
Sekaligus hari yang melelahkan…
Hari yang penuh dengan hikmah dan pembelajaran berharga…
Sekaligus melatih kesabaran atas banyak ujian dari Allah…

***

Syarur Ramadhan… Syahrut tarbiyyah…
Ana harap aktivitas tak terlalu padat…apalagi telah masuk 10 hari terakhir…
Namun tetap saja agenda begitu padat… terutama agenda akademik…

***

Semoga kita tak termasuk orang-orang yang mendapat sindiran dari Allah sebagaimana Hadits Rasulullah :

“Banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali lapar. Banyak orang yang bangun malam, tetapi tidak mendapatkan apapun dari bangunnya kecuali terjaga”

(HR. Ibn Majah, Nasa’I, Ibnu Khuzaimah)

***

Setelah selesai ifthor kepanduan tadi… ana baru kembali teringat bahwa besok ana ada tugas untuk presentasi makalah di kampus… Padahal ana belum menyelesaikan tugas itu… Bahan-bahan dari internet yang ana peroleh siang tadi dan sebagian file yang telah ana ketik pun hilang bersama FD ana di kampus…

Tadinya sempat stress juga… But I think… No time for give up!! Walhasil, ba’da shalat tarawih tadi ana ke warnet untuk browsing kembali, kemudian segera melaju ke rumah teman ana di daerah Daya untuk meng-copy file tugas tersebut…

Pukul 22.30 ana baru tiba di asrama dan segera menyelesaikan tugas untuk makalah dan presentasi besok… Kelelahan seharian tadi… setelah kuliah fulltime dari jam 8 sampai dzuhur… lalu menyiapkan ifthor di dpw… jadi tak terasa karena energi jadi terfokus pada penyelesaian tugas ana malam ini…

Setelah sekian jam, alhamdulillah akhirnya tugas ana selesai juga… ^_^
InsyaAllah besok pagi tinggal dijilid sebab jam 8 ana ada kuliah…

***

“Jadi maba (mahasiswa baru) lagi??”
“ Ya…”
“Artinya diospek dan jadi peserta mentoring lagi donk?!”
Ya nggak lah…”
“Lho kok?!”
^_^

***

September lalu ana telah terdaftar sebagai maba angkatan 2007 pada program profesi Apoteker di Fakultas Farmasi Unhas. Tanggal 27 September ana telah aktif kuliah perdana… Tak tanggung-tanggung, kuliahnya padat banget… Dari senin sampai jum’at ana kuliah berturut-turut dari jam 8 sampai 13.30… Ya jadinya ana mesti adaptasi lagi sebab sudah setahun lebih ana disibukkan dengan penelitian untuk skripsi dan tak pernah kuliah lagi seperti ini…

Fakultas Farmasi. Ya… masih banyak yang belum mengetahui bahwa di Unhas, Farmasi telah menjadi Fakultas sejak Februari 2007 lalu. Namun para wisudawan Farmasi tahun ini masih menggunakan gelar S.Si. (Sarjana Sains) bukannya S.Farm. (Sarjana Farmasi) karena SK Dekan Fakultas dan perangkat-perangkat strukturnya baru keluar bulan Oktober ini sehingga secara administratif masih bergabung dengan Fakultas MIPA.

***

Kalau ditimbang-timbang… sistem belajar profesi Apoteker memang sedikit lebih ringan daripada waktu S1 dulu… karena sekarang sudah tak ada praktikum yang sangat menyita waktu…kecuali 3 bulan terakhir nanti, saat penelitian akhir untuk ujian profesi Apoteker…

Namun tetap saja selama sepekan ini ana cukup disibukkan dengan tugas-tugas yang lumayan banyak… Sistem yang diterapkan dalam kurikulum profesi Apoteker adalah SCL (Student Centre Learning) dimana metodenya adalah setiap mahasiswa diminta untuk membuat makalah terkait materi-materi pembahasan kemudian dipresentasikan dan kemudian dilakukan diskusi/ studi kasus. Walhasil, hampir setiap hari setelah selesai kuliah ana harus nge-date di perpustakaan dan browsing di Internet untuk mencari jurnal-jurnal baru… terus malamnya harus banyak membaca terkait materi untuk bahan presentasi dan makalah-makalah ana…

Over all, I enjoy it… sebab Apteker memang cita-cita ana sejak SD… Waktu masih kecil dulu, ana ditanya, “Kenapa gak jadi dokter aja?” Ana bilang, “Nggak mau, aku mau jadi Apoteker…” Sampai-sampai waktu kelas 4 SD, ana langsung isi kolom cita-cita di rapor ana dengan tulisan ‘ingin menjadi Apoteker’ ^_^ Padahal dulu ana belum tahu apa itu Apoteker… :p

Waktu kelas 3 SMU, cita-cita itu sempat goyah sebab dari Tes Intelegensi, Bakat dan Psikologi ternyata hasilnya ana berbakat di Arsitektur. Ana juga terkejut dengan hasil itu… meskipun bassicly ana memang suka melukis gaya natural. Apalagi waktu kelas 2 SMU ana suka banget dengan mata pelajaran seni rupa terutama ‘Gambar Proyeksi dan Perspektif’…

Atau memang benar kata adik ana… bahwa kami keluarga seniman..he..he..he.. Soalnya Ayah memang hobby seni ukir dan seni pahat... Ibu hobby banget lagu dangdut and kasidahan, apalagi lagu Arab… (lho kok?! ^_^)

Atau jangan-jangan… karena itu juga sehingga sejak SMP sampai kelas 2 SMU ana suka banget di ekskul paduan suara… dan join di ekskul Mading (majalah dinding) sekolah, jadi pengisi kolom cerpen and puisi… Bahkan pada masa jahiliyah dulu, pernah jadi juara lomba tarik suara di tingkat RW dan kelurahan… sampai akhirnya ana mendapat hidayah lantas hijrah ke jalur nasyid dan menjadi anggota tim nasyid sekolah… (Alhamdulillah sekarang sudah tobat :p)

***

Lho…kok jadi ngalur ngidul yo ceritane ?! Ya… namanya juga curhat via tulisan… Apa yang terlintas di pikiran, ya itu yang ditulis… Jadi afwan ya.. kalau nggak beraturan ^_^

Ya sudah… tadi bahasannya apa ya?! Oh iya tentang kuliah Apoteker…

***

Berbicara tentang seni Arsitektur… (lho kok jadi ngomongin seni lagi ya?!), mungkin itu hanya sekadar hobby bagi ana. Alhamdulillah sudah ada adik ana yang mendalaminya di Jurusan Teknik Arsitektur Unhas sejak 2005 lalu. Lagipula, yang kuliah di Farmasi juga memang harus yang berjiwa seni… sebagaimana salah satu judul buku Farmasi ‘The Art of Compounding’ (Seni Meracik/ Memformulasi) ^_^

Secara akademik, ana memang lebih suka mata pelajaran Kimia sehingga setelah istikharah sebelum menentukan pilihan di SPMB 2002 lalu, ana memilih Farmasi sebagai target pilihan pertama ana. Setelah mengikuti SPMB di Samarinda dan hasilnya positif bahwa ana lulus di Farmasi Unhas, maka ana pun segera melancong ke Sulsel untuk daftar ulang.

***

Pada awal-awal kuliah dulu banyak yang bertanya, “Kenapa ambil Farmasi di Unhas? Apa di Kaltim tidak ada? Atau kenapa tidak ke Jawa saja sekalian??”

Wah..panjang ceritanya… Yang jelas, waktu 2002 dulu belum ada Farmasi di Universitas Mulawarman di Kaltim… Dulu ana pengen banget ke Jawa… but tidak diizinkan orang tua… kata mereka, “Di Jawa tidak ada keluarga atau teman dekat ortu yang dikenal… ntar siapa yang jagain kalau ada apa-apa?!” Maklum ana anak pertama jadi agak over protective gitu… Meskipun ana sudah beralibi bahwa hampir semua teman ana pada ke Jawa, ortu tetap tidak mengizinkan… Waktu itu ana sedih buanget… but ya mau gimana lagi… nggak baik melawan ortu.. Apalagi selama ini mereka adalah ortu yang sangat demokratis… Semua pilihan diserahkan pada anak-anaknya selama kami mempunyai alasan yang kuat dan bisa mempertanggungjawabkan pilihan kami… Lagipula pendapat mereka kali ini mungkin memang sangat beralasan…

“Trus, kenapa pilih Sulsel?”

Ya… jawaban singkatnya… itulah takdir Allah swt. Mungkin Allah ingin memperkenalkan dunia da’wah pada ana melalui ikhwah di Sulsel…

Jawaban panjangnya… Alhamdulillah ternyata ana punya keluarga di Sulsel, dua orang paman yang sangat baik hati… Dua orang bersaudara, Rahmadin dan Abdul Safar. Yang satu ana panggil Om dan yang satu lagi ana panggil Kakak (soalnya waktu itu beliau masih kuliah di Teknik Elektro Unhas angk.’99 jadi masih kayak senior gitu di kampus…)

Waktu itu mereka masih nge-kost (orang Makassar menyebutnya Pondokan…) sehingga ana sempat tinggal di pondokan selama setahun sebelum pindah ke Asrama Mahasiswa (Ramsis) Unhas dulu.

Alhamdulillah sekarang mereka sudah menikah… dan Kak Safar sudah punya seorang bayi imut dan lucu baget… Fadhil namanya… (Ni bayi ngegemesin buanget…).

***

Yee… kok ngalur ngidul lagi to Mbak?? ^_^

He..he..he..Ok, insyaAllah kali ini nggak lagi deh… Btw, tentang apa lagi tadi?? Kuliah Apoteker ya?! Ok…ok…

***

Di Unhas, kuliah profesi Apoteker dapat diselesaikan minimal selama 1 tahun. Biasanya untuk 6 bulan pertama, mahasiswa diberi perkuliahan dengan system SCL tadi (seperti yang ana jalani sekarang…) yang nantinya akan diakhiri dengan ujian-ujian per-mata kuliah. Di sini, selain sedikit mengevaluasi pengetahuan kami selama kuliah di S1 lalu, kami juga mempelajari tentang Manajemen Farmasi, Komunikasi Kesehatan, Perundang-undangan dan Kode Etik Farmasi, Farmasi Rumah Sakit, Farmasi Klinik, Per-apotek-an dan Industri. Namun yang lebih diperdalam adalah tentang Farmakologi dan Terapi, sehingga kami lebih banyak mengkaji jenis-jenis penyakit beserta terapinya serta ‘interaksi antar-obat’ dan ‘interaksi antara obat dan makanan’ dalam bentuk studi kasus.

Tiga bulan selanjutnya, kami akan disibukkan dengan beberapa PKL (Praktek Kerja Lapang) yaitu berturut-turut di Rumah Sakit, kemudian PKL di Kimia Farma, lalu PKL di Apotek swasta, dan PKL industri.

Untuk PKL industri, kami akan dikirim ke Jawa untuk beberapa lama (tergantung persetujuan dengan perusahaan yang bersangkutan)… Kenapa di Jawa?? Sebab di sanalah banyak berdiri PBF (Perusahaan Besar Farmasi).

Setelah PKL selesai beserta laporan-laporannya, barulah 3 bulan berikutnya kami harus kembali ke laboratorium untuk memformulasi suatu sediaan Farmasi tertentu (Obat-obatan, kosmetik, ataupun nutrisi/ makanan&minuman suplemen kesehatan) untuk kemudian dipertanggungjawabkan pada ujian akhir profesi Apoteker.

***

Yah… cukup padat memang… namun itu adalah konsekuensi yang harus ana jalani agar nantinya bisa berkontribusi di jalan da’wah melalui profesi ana…

***

Untuk Saudara-saudaraku yang saat ini masih berjuang dengan akademik dan profesi masing-masing…
Ana harap kita punya ambisi yang sama…
Ambisi yang tak hanya sekadar untuk memperoleh maisyah…
Melainkan mengkontribusikan segala ilmu yang kita miliki untuk da’wah ilallah…

***

Terima kasih ya Allah…
Atas skenariomu yang begitu indah...
Sungguh banyak kebahagiaan yang Engkau berikan pada hamba…
Rabbi… jangan Engkau lenakan hamba dengan kenikmatan dunia…
Berikanlah hamba jiwa yang kuat dan penuh semangat untuk menopang amanah-amanah da’wah di jalan-Mu…

Perjalanan ini masih panjang…
Kapan pun dan dimana pun Engkau menitipkan hamba ya Allah…
Selama kekuatan dan kesabaran Engkau lekatkan…
Maka ruh, jasad dan pikiran yang juga milik-Mu ini akan kunisbatkan di jalan-Mu ya Allah…
InsyaAllah…

NB :
Untuk saudari-saudari ana di BKM Seruni…
Don’t worry…
Ana akan tetap berjuang bersama kalian…
Whatever happen… the show must go on!! Wright?!
Demi Muslimah KAMMI…
Maka bersiaplah…
Kerja besar kita telah menanti…
Keep your spirit!!!

Tidak ada komentar:

Template Design by SkinCorner