Kamis, 30 Oktober 2008

MILAD-KU


29 Maret 2006

My Lovely Room, Ramsis UH "3D Ceria"

Hari ini usiaku berkurang lagi 1 tahun… Hatiku gamang… bingung… antara kecewa… ataukah gembira…

Pagi ini bergulir begitu cepat terasa… Hari ini adalah jadwal kampanye terakhir Partai Lingkar Cendekia (PLC) Unhas. Seharusnya aku tidak boleh meninggalkannya…, tapi… amanah di kepanitiaan Milad KAMMI tampaknya harus menjadi prioritasku kali ini. Berat memang rasanya kutinggalkan moment indah itu… dimana ghirahku semakin menyala dan kecintaanku pada da’wah ini semakin menjadi-jadi. Tapi… ah…, aku tidak bisa meninggalkan amanah kepanitiaan ini. Apalagi sms terakhir yang masuk di ponselku tampaknya sangat mengharapkan partisipasiku walaupun bukanlah suatu posisi penting… namun aku tak tega pula meninggalkannya… Baiklah…,kukuatkan azzamku untuk pergi ke acara Milad KAMMI…

Shalat dhuha kali ini terasa begitu berbeda. Dalam linangan air mata kupanjatkan pintaku pada Allah, Yang Maha Menggenggam Ruhku.

“Ya Rabb…, ampunilah hamba yang penuh dengan kubangan dosa ini…, Engkau telah menggenapkan usia hamba hingga hari ini… 22 tahun…sebuah angka yang cukup membuat hamba semakin merasa dewasa. Semoga kedewasaan yang Engkau berikan melebihi dari apa yang hamba rasakan… Berikanlah kekuatan dan keistiqomahan untuk mengemban amanah yang semakin bertambah ini ya Rabb…”

***

Sekilas kenangan 4 tahun lalu muncul tiba-tiba di ingatanku. Saat itu aku baru mengenal indahnya Islam, aku baru beberapa bulan mengenakan jilbab… masa-masa indah di sekolah… Ketika hari itu aku tiba di gerbang sekolah tercinta… silih berganti tangan-tangan lembut menggenggam erat tanganku dan kecupan hangat mendarat di pipiku. Ucapan selamat satu persatu kuterima dari teman-teman terdekatku…tak ketinggalan akhwat-akhwat Rohis Smansa Samarinda. Bahagia rasanya… Bahkan sampai di rumah pun ayahku ternyata memberikan surprise berupa ucapan selamat atas hari jadiku yang ke 18. Spontan air mataku berlinang. Betapa tidak…, ayahku adalah orang yang tak pernah perduli pada hal-hal seperti itu…tapi … sungguh hari itu tak dapat kulupakan… “Terima kasih Ya Rabb… Engkau masih memberikan hamba kesempatan merasakan kebahagiaan itu…”

***

Meskipun kini aku jauh dari orang tua di pulau seberang… meskipun tampaknnya tak ada yang ingat bahwa umurku bertambah hari ini… Senyum harus terus mengawali hari-hariku… Juga hari ini tentunya… Tetap zmangat mujahidah… Tunaikan amanahmu hari ini… Hari ini harus LEBIH BAIK dari kemarin…Ok…!

***

Bergegas kutinggalkan kamarku tercinta dengan diiringi lantunan nasyid Generasi Harapan by ‘Izzatul Islam’ dalam hati. Tampaknya Ukht Srikandi telah menungguku lengkap dengan beberapa tas yang berisi beberapa perlengkapan untuk Milad. Tatapan dan senyumnya mengisyaratkan padaku agar membantu mengangkat beberapa diantaranya. Kubalas pula senyumnya dengan senyumku sebagai tanda bahwa aku memahaminya.

Bismillahirrahmanirrahiim…, kami pun meninggalkan gerbang asrama putri dengan mengendarai angkot dan segera melaju ke gedung Lestari 45. Setelah 20 menit di dalam angkot, kami pun tiba di lokasi sasaran.

Bendera-bendera KAMMI telah berkibar di pintu gerbang. Beberapa ikhwan tampak sibuk menyusun stand KAMMI Expo untuk beberapa Komsat yang ada di Sulsel. Para akhwat pun hilir mudik mengatur dekorasi ruangan. Dengan segera kami dan dibantu beberapa akhwat lainnya menggelar stand KAMDA. Selang beberapa menit, acara pun dimulai. Ternyata sterring mengizinkan panitia untuk masuk memenuhi ruangan. Tak mau ketinggalan… kuraih posisi terdepan menikmati satu demi satu susunan acara Milad KAMMI. Alhamdulillah… kesedihanku tadi pagi tampaknya telah menyingkir jauh dari kalbuku…

Seluruh rangkaian acara terasa begitu berkesan bagiku… Entah…, apakah karena Milad ini bertepatan dengan Miladku… Ataukah karena memang acara-acaranya menarik…? Kupikir acara sejenis ini sudah sering kuhadiri… Ah… GR benar aku…

Akhirnya tiba saatnya sambutan dari salah seorang pengurus KAMMI Pusat yang diwakili oleh Akhi Taufik Amrullah, ST. Ia cukup membangkitkan semangat seolah menghipnotis para ikhwan dan akhwat yang hadir… By the way… terdapat kata-katanya yang begitu berkesan bagiku… Ia mengatakan “Ketika Anda telah menyatakan diri Anda sebagai kader KAMMI maka bagi Anda Milad KAMMI adalah Milad Anda…”

Hatiku bergumam “Ini khan emang hari jadiku…” Rasanya air mataku hampir tumpah mendengarnya… Tapi…ups.. aku lupa kalau saat ini aku berada di tempat duduk terdepan dan begitu banyak yang hadir… Gimana jadinya kalau aku bercucuran air mata…??! Para akhwat tentu akan bingung…atau malah menyangka aku terlalu melankolis lagi… atau mereka akan berpikir kalau aku akhwat yang aneh… Mereka pasti akan mengerutkan dahi dan bertanya-tanya, bagaimana mungkin seorang Mitha menangis hanya karena mendengar perkataan seperti itu…? Sejak kapan…?

Tak satupun dari mereka tahu kalau hari ini adalah hari jadiku… Tapi hatiku merasa seolah peringatan Milad KAMMI kali ini adalah untukku… (GR banget sih aku…) Kulemparkan pandanganku ke seluruh sisi gedung Lestari 45…, sungguh meriah… Panggung dihiasi bunga-bunga nan indah menambah sedapnya pemandangan. Para ikwan dan akhwat sesekali menggetarkan gedung dengan pekikan takbir menyambut setiap statement pembicara yang menggetarkan hati dan membakar ghirah mereka… Allahu akbar…!!! Wow… this is a special day…! Sekali lagi…terima kasih Rabb…!!!

Tidak ada komentar:

Template Design by SkinCorner